Sekedar ingin tertawa
Bodoh nya....
Hanya Orang Bodoh....
Menjaga hati, mungkin....
Tidak Menyapamu itu, seperti minum obat. Katanya orang-orang, obat itu terbuat dari racun untuk menghancurkan racun lain yang menjadi penyakit. Kalau hal itu benar, aku ingin tidak menyapamu.
Bagiku, rindu yang keterlaluan ini telah berevolusi bagai penyakit yang kronis. Mulanya males keluar, males tidur, males makan dan akhirnya males mengerjakan janjiku untuk lulus tahun ini. Bukannya aku berjanji untuk bersamamu setelah aku lulus 1 tahun lagi? Itupun kalau Tuhan yang maha dalam segalanya berkenan mengabulkannya.
Untuk sementara, aku ingin tidak menyapamu. Cukuplah bagiku, melihat dindingmu itu sebagai perwakilan dirimu untuk hadir dalam pandanganku. Sebagai Obat rindu.
Kamu juga tidak perlu khawatir. Hatiku ini sudah seperti tembok yang kokoh. Tidak mungkin - selain dirimu- ada orang lain yang memasukinya. Aku janji.

