Kehidupan Hati


Selama dua hari ini, aku bisa di bilang sedang kedatangan tamu, yang menurutku tamu itu bagai sesosok malaikat yang turun dari angkasa yang berwujudkan cahaya semangat. Sebelum dua hari ini, aku selalu bermalas-malas ria, baik di kampus atau di rumah tetap sama, sama-sama malas !!. 

Sudah lama aku tidak belajar kitab kuning, sudah lama aku tidak membaca al-Qur’an, dan sudah lama aku tidak suka membaca buku, cerpen atau sekedar memabaca tuisan teman. Tapi entah, sejak dua hari ini aku rajin melakukannya. “Bagai mimpi kejatuhan durian di siang bolong“ itulah tanggapanku tentang semangat tersebut... 

Dua hari ini aku rajin membaca kitab, dan kitab yang kubaca tentang masalah hati dan pikiran. Awalnya hanya sekedar mencoba-coba apakah aku bisa membaca kitab tersebut atau tidak. Kemudian, entah kenapa aku sangat penasaran untuk melanjutkan bacaan tersebut. Namanya juga penasaran, jadi lanjut aja....... 

Di ceritakan bahwa hati itu bagai cermin, dan selama orang yang berkaca di cermin tersebut ganteng atau cantik, maka selama itu pula wujud cermin akan ganteng atau cantik. Begitu pula sebaliknya. (jadi, kalau yang merasa gak ganteng atau gak cantik, mending gak pakek cermin-cerminan segala, kasian cerminnya lo...... ckckckckkc..)

Tapi, tahu enggak kenapa hati itu bagai cermin ?? aku yo gak tahu kenapa hati bisa di umpamakan cermin. Namun dari hasil renunganku tentang hati yang bagai cermin, aku bisa menyimpulkan begini : seluruh anggota badan (dari ujung kepala sampai ujung jari-jari kaki) di umpamakan orang yang bercermin, dan hati adalah cerminya. Selama orang yang bercermin itu baik, maka selama itu pula cermin akan memantulkan gambar yang baik. Dan selama orang yang bercermin itu jelek, maka si cermin juga akan memantulkan gambar yang jelek. Mudeng tah loe ?? kalau gak mudeng, di mudeng-mudengkan aja yo.... hi..  

Intinya gini : kehidupan hati tergantung kepada kehidupan anggota tubuh, dan kematian hati juga tergantung kepada kematian angota tubuh. Keduanya saling berkaitan, tak bisa di pisahkan... 

hoooaaamm... ngantuk... ^_^ >>>>>>> T_T

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More