Sebuah Harapan Dalam Cerita


Tadi siang ku nonton pilem indonesia yang judulnya Kentut, salah satu pemainnya adalah deddy mizwar. Menurutku pilem ini lumayan pantas di lihat, sekalipun hanya membahas tentang kentut, paling tidak pilem ini tidak seperti pilem-pilem indonesia yang rata-rata kayak kentuky friedchiken dengan menu paha dada doank.  Loeee.. kok promosi pilem sih !! aslinya bukan mau promosi pilem, tapi apa-apa yang mau ku tulis berasal dari pilem tersebut... Oke.. lanjut... 

Diceritakan dalam pilem tersebut ada seorang yang mencalonkan diri menjadi bupati, orang tersebut tak lain dan tak bukan adalah deddy mizwar yang berperan sebagai H. Jasmera (namanya emang Jasmera tampa haruf “H”, jadi tulisan tersebut bukan salah ketik ya... hi..). Suatu ketika istri si Jasmera merayakan ulang tahun, dan yang memberikan sambutan ketika itu adalah suaminya. Dalam sambutannya, si Jasmera mengatakan begini “Setiap kesuksesan seorang lelaki, hampir selalu ada perempuan hebat di sampingnya”. Remember it !! Dari kalimat itu, tulisan ini di mulai... 

Aku adalah seorang lelaki, dan katanya seorang lelaki tidak akan sempurna tanpa adanya seorang perempuan di sampingnya. Dan katanya pula, seorang lelaki yang hebat pasti di temani seorang perempuan yang hebat pula, begitu pula sebaliknya. Ternyata dan ternyata, perkataan tersebut  senada dengan bunyi al-Qur’an bahwa lelaki sholeh bagi perempuan sholehah... dst... (maklum, gak hapal lanjutannya... hi... ). Lah... lanjutttt.... !!!

Namanya juga lelaki normal, tentunya punya pikiran yang normal juga. Dan yang namanya orang normal dengan pikiran yang normal, pasti menginginkan seorang pendamping yang normal dengan pikiran yang normal pula. Iya toh ?? bener toh ??. Berhubung aku adalah orang yang begitu sangat normal sekali, maka ku menginginkan seorang pendamping yang sama. Dan berhubung aku adalah lelaki yang ingin menjadi sholeh, maka ku juga menginginkan pendamping yang sholehah. Tidak lebih.... (Laaaah ?? ngomongin apa ku ya.. hahahhaa... namanya juga normal toh.. ).

Ya Allah...
Aku adalah hamba-Mu yang belum sholeh...
Tapi ya Allah, aku ingin menjadi hamba-Mu yang sholeh...
Maka ya Allah, kirimkan seorang pendamping yang bisa mengantarkanku menjadi sebagian dari hamba-hamba-MU yang sholeh...

Ya Allah...
Aku adalah hamba-Mu yang belum baik...
Tapi ya Allah, aku termasuk hamba-Mu yang benar-benar ingin menjadi baik...
Maka ya Allah, kirimkan seorang pendamping yang bisa mengantarkanku menjadi hamba-Mu yang baik menurut-Mu.

Ya Allah...
Aku adalah hamba-Mu yang belum bisa menyempurnakan agama-Mu...
Maka ya Allah, pertemukanlah aku dengan salah satu hamba-Mu yang bisa menyempurnakan agama-Mu dalam diriku....

Ya Allah...
Bukankah tidak salah sebuah pepatah yang mengatakan “sedia payung sebelum hujan” ??
Kalau pepatah itu tidak salah, maka ya Allah... kabulkan semua permintaanku...
-------------------------------- The End ---------------------------------------

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More