Sore ini aku mengobrol ria dengan teman tercerewetku, teman yang selalu
nyerocos kemana-mana sampai tema obrolannyapun ngalor-ngidul entah kemana. Aku,
sebagai pendengar setia sampai bingung mau menyimpulkan setiap kata yang keluar
dari temanku itu, cotohnya ketika topik obrolannya adalah baju, tahu-tahu
topiknya bakso !! lah... aneh toh !!, tapi sifat itulah yang bikin ku betah
mengobrol berlama-lama dengan dia. Hi...
Awalnya bukan untuk mengobrol ria,
kita duduk-duduk di masjid untuk belajar bersama sebagai persiapan ujian malam
ini (biar jadi orang pinter gitttu....hi..). tapi yang namanya hoby ngobrol, ujung-ujungnya tetap mengobrol. Sekalipun awalnya belajar, akhirnya mengobrol juga..!!
watak bagus tue... di lanjutkan ya...
Teman nyerocos ku itu berinisial “N”, entah itu nunung, nuneng, nenung,
atau numplek, yang jelas dia berinisal “N”. Titik !!. kali ini dia nyerocos
tentang dirinya dan teman-temannya ketika SMA. Ketika SMA, dia selalu duduk di
bangku paling depan bersama 3 teman yang lain. Ke3 temannya itu berinisial “F”,
“Z-1” dan “Z-2” (jangan tanya kenapa harus menyebutkan ketiga temannya itu
ya... karena ke4 orang tersebut adalah subjek dari cerita ini.. ). oke.. lanjut ceritanya...
Dulu, Si “N” dan ketiga temannya memiliki cita-cita yang berbeda. Suatu saat
mereka saling bercerita tentang cita-cita masing-masing.
“F” : setelah aku lulus SMA,
aku ingin masuk jurusan kedokteran UNAIR, kalau kalian sakit, periksa ke aku
ya...
“Z-1” : kalau aku lulus SMA, aku
mau masuk jurusan matematika ITS. Entar kalau udah lulus, aku mau mendirikan
sekolah khusus matematika terbesar se-dunia.
“Z-2” : kalau aku ingin masuk
jurusan biologi UNESA, aku ingin menjadi konsultan ternama di bidang biologi.
“N” (teman tercerewetku itu) : kalau aku ingin keluar negeri, aku ingin kuliah
di Al-Azhar, Kairo Mesir. Dan sepulangnya dari sana, aku akan mendirikan pondok
pesantren terbesar se-Indonesia. kalau anak kalian mau di mondokkan, mondokkan di pondokku ya....
Pasti teman-teman kagum dengan mimpi-mimpi mereka, bener kan ?? aku ya
kagum dengan mereka... sangat, sangat, sangat kagum sekali... apalagi mimpi si “N”,
sangat menabjubkan !!!!. oke lanjut.....
Seiring waktu, mereka semua lulus dari bangku SMA. Namun cerita belum
selesai di sini, cerita berlanjut tentang bagaimanakah cara Tuhan menanggapi mimpi-mimpi mereka ?? simaklah kelanjutannya...
Orang pertama, si”F” masuk ke jurusan kedokteran, tapi bukan di UNAIR,
melainkan di sebuah perguruan negeri Solo. Tuhan hanya mengabulkan mimpinya
masuk jurusan kedokteran, tapi tuhan tidak mengabulkan tempat kuliahnya.
Orang kedua, si”Z-1” di terima masuk jurusan matematika ITS, namun tuhan
hanya mengabulkan permintaannya untuk masuk Jur. Matematika ITS saja tampa
duduk di bangku perkuliahannya. Dia menikah atas permintaan orang tuanya.
Orang ketiga, si”Z-2” di terima di jurusan biologi UNESA, sebagian
mimpi-mimpi lama ketika SMA sudah di kabulkan tuhan. Mengenai bagaimana sebagian
mimpi-mimpi selanjutnya, hanya tuhanlah yang tahu, hal itu masih dalam teka-teki tuhan !!.
Orang keempat, si”N” tidak jadi yang mau terbang ke Kairo Mesir, dia
terbuang ke sebuah perguruan tinggi negeri yang ada di kotanya. Dia sekarang
bersamaku, sekelas dan sejurusan. Entah bagaimana nasib mimpinya untuk membangun
sebuah pesantren terbesar se-Indonesia, hanya tuhanlah yang tahu....
Setelah mendengar cerita temanku itu, aku terdiam
beberapa saat. Aku melihat langit, menerawang tebalnya awan yang menutupi
angkasa saat itu, berpikir dan berpikir sampai aku pun tak tahu apa yang ku
pikirkan.... (aslinya bukan berpikir, tapi melamun....... hi). Dari hasil
diamku, aku bisa menyimpulkan bahwa :
“ TUHAN SELALU MELIHAT DAN MENDENGAR
MIMPI-MIMPI KITA, NAMUN TIDAK SELAMANYA TUHAN MENGABULKANNYA. DIA PUNYA CARANYA
SENDIRI UNTUK MENJADIKAN SEBUAH MIMPI TERLIHAT INDAH PADA AKHIRNYA.... ADA
RAHASIA DAN MU’JIZAT TUHAN KAWAN !! SEMANGATLAH...!!” ^_^.