UAS (Udah.... Ambil Santai) Aja... !!!

Hemmm.. besok ujian akhir semester, kata temen-temen, ujian akhir adalah hal terpenting dalam akademik, karena itu banyak hal yang di halalkan untuk mendapat nilai bagus... baik dengan tolah toleh, lirik kanan lirik kiri demi sebuah jawaban yang tentah jawaban itu benar atau tidak, atau dengan bawa buku, netbook, catatan hp dan lain-lain, yang penting kertas ujian gak kosong...

Menurutku, UAS itu bukan UJIAN AKHIR SEMESTER... Tapi UAS itu adalah UDAAAAAAAAAAHHHHHH... AMBIL SANTAI AJA.... 

Dari pada mikirin UAS sampai BOTAK, mending JANGAN DI PIKIRKAN, TAPI BELAJAR......


Selamat Ber-UAS ria... Udah... Ambil Santai Aja !!





Sebuah Mimpi Dalam Cerita

Sore ini aku mengobrol ria dengan teman tercerewetku, teman yang selalu nyerocos kemana-mana sampai tema obrolannyapun ngalor-ngidul entah kemana. Aku, sebagai pendengar setia sampai bingung mau menyimpulkan setiap kata yang keluar dari temanku itu, cotohnya ketika topik obrolannya adalah baju, tahu-tahu topiknya bakso !! lah... aneh toh !!, tapi sifat itulah yang bikin ku betah mengobrol berlama-lama dengan dia. Hi... 

 Awalnya bukan untuk mengobrol ria, kita duduk-duduk di masjid untuk belajar bersama sebagai persiapan ujian malam ini (biar jadi orang pinter gitttu....hi..). tapi yang namanya hoby ngobrol, ujung-ujungnya tetap mengobrol. Sekalipun awalnya belajar, akhirnya mengobrol juga..!! watak bagus tue... di lanjutkan ya... 

Teman nyerocos ku itu berinisial “N”, entah itu nunung, nuneng, nenung, atau numplek, yang jelas dia berinisal “N”. Titik !!. kali ini dia nyerocos tentang dirinya dan teman-temannya ketika SMA. Ketika SMA, dia selalu duduk di bangku paling depan bersama 3 teman yang lain. Ke3 temannya itu berinisial “F”, “Z-1” dan “Z-2” (jangan tanya kenapa harus menyebutkan ketiga temannya itu ya... karena ke4 orang tersebut adalah subjek dari cerita ini.. ).  oke.. lanjut ceritanya... 

Dulu, Si “N” dan ketiga temannya memiliki cita-cita yang berbeda. Suatu saat mereka saling bercerita tentang cita-cita masing-masing.

“F”          : setelah aku lulus SMA, aku ingin masuk jurusan kedokteran UNAIR, kalau kalian sakit, periksa ke aku ya...
“Z-1”      : kalau aku lulus SMA, aku mau masuk jurusan matematika ITS. Entar kalau udah lulus, aku mau mendirikan sekolah khusus matematika terbesar se-dunia.
“Z-2”      : kalau aku ingin masuk jurusan biologi UNESA, aku ingin menjadi konsultan ternama di bidang biologi.
“N” (teman tercerewetku itu) : kalau aku ingin keluar negeri, aku ingin kuliah di Al-Azhar, Kairo Mesir. Dan sepulangnya dari sana, aku akan mendirikan pondok pesantren terbesar se-Indonesia. kalau anak kalian mau di mondokkan, mondokkan di pondokku ya....

Pasti teman-teman kagum dengan mimpi-mimpi mereka, bener kan ?? aku ya kagum dengan mereka... sangat, sangat, sangat kagum sekali... apalagi mimpi si “N”, sangat menabjubkan !!!!. oke lanjut..... 
Seiring waktu, mereka semua lulus dari bangku SMA. Namun cerita belum selesai di sini, cerita berlanjut tentang bagaimanakah cara Tuhan  menanggapi mimpi-mimpi mereka ?? simaklah kelanjutannya...

Orang pertama, si”F” masuk ke jurusan kedokteran, tapi bukan di UNAIR, melainkan di sebuah perguruan negeri Solo. Tuhan hanya mengabulkan mimpinya masuk jurusan kedokteran, tapi tuhan tidak mengabulkan tempat kuliahnya.

Orang kedua, si”Z-1” di terima masuk jurusan matematika ITS, namun tuhan hanya mengabulkan permintaannya untuk masuk Jur. Matematika ITS saja tampa duduk di bangku perkuliahannya. Dia menikah atas permintaan orang tuanya. 

Orang ketiga, si”Z-2” di terima di jurusan biologi UNESA, sebagian mimpi-mimpi lama ketika SMA sudah di kabulkan tuhan. Mengenai bagaimana sebagian mimpi-mimpi selanjutnya, hanya tuhanlah yang tahu, hal itu masih dalam teka-teki tuhan !!.

Orang keempat, si”N” tidak jadi yang mau terbang ke Kairo Mesir, dia terbuang ke sebuah perguruan tinggi negeri yang ada di kotanya. Dia sekarang bersamaku, sekelas dan sejurusan. Entah bagaimana nasib mimpinya untuk membangun sebuah pesantren terbesar se-Indonesia, hanya tuhanlah yang tahu.... 

Setelah mendengar cerita temanku itu, aku terdiam beberapa saat. Aku melihat langit, menerawang tebalnya awan yang menutupi angkasa saat itu, berpikir dan berpikir sampai aku pun tak tahu apa yang ku pikirkan.... (aslinya bukan berpikir, tapi melamun....... hi). Dari hasil diamku, aku bisa menyimpulkan bahwa :
TUHAN SELALU MELIHAT DAN MENDENGAR MIMPI-MIMPI KITA, NAMUN TIDAK SELAMANYA TUHAN MENGABULKANNYA. DIA PUNYA CARANYA SENDIRI UNTUK MENJADIKAN SEBUAH MIMPI TERLIHAT INDAH PADA AKHIRNYA.... ADA RAHASIA DAN MU’JIZAT TUHAN KAWAN !! SEMANGATLAH...!!” ^_^.

Kehidupan Hati


Selama dua hari ini, aku bisa di bilang sedang kedatangan tamu, yang menurutku tamu itu bagai sesosok malaikat yang turun dari angkasa yang berwujudkan cahaya semangat. Sebelum dua hari ini, aku selalu bermalas-malas ria, baik di kampus atau di rumah tetap sama, sama-sama malas !!. 

Sudah lama aku tidak belajar kitab kuning, sudah lama aku tidak membaca al-Qur’an, dan sudah lama aku tidak suka membaca buku, cerpen atau sekedar memabaca tuisan teman. Tapi entah, sejak dua hari ini aku rajin melakukannya. “Bagai mimpi kejatuhan durian di siang bolong“ itulah tanggapanku tentang semangat tersebut... 

Dua hari ini aku rajin membaca kitab, dan kitab yang kubaca tentang masalah hati dan pikiran. Awalnya hanya sekedar mencoba-coba apakah aku bisa membaca kitab tersebut atau tidak. Kemudian, entah kenapa aku sangat penasaran untuk melanjutkan bacaan tersebut. Namanya juga penasaran, jadi lanjut aja....... 

Di ceritakan bahwa hati itu bagai cermin, dan selama orang yang berkaca di cermin tersebut ganteng atau cantik, maka selama itu pula wujud cermin akan ganteng atau cantik. Begitu pula sebaliknya. (jadi, kalau yang merasa gak ganteng atau gak cantik, mending gak pakek cermin-cerminan segala, kasian cerminnya lo...... ckckckckkc..)

Tapi, tahu enggak kenapa hati itu bagai cermin ?? aku yo gak tahu kenapa hati bisa di umpamakan cermin. Namun dari hasil renunganku tentang hati yang bagai cermin, aku bisa menyimpulkan begini : seluruh anggota badan (dari ujung kepala sampai ujung jari-jari kaki) di umpamakan orang yang bercermin, dan hati adalah cerminya. Selama orang yang bercermin itu baik, maka selama itu pula cermin akan memantulkan gambar yang baik. Dan selama orang yang bercermin itu jelek, maka si cermin juga akan memantulkan gambar yang jelek. Mudeng tah loe ?? kalau gak mudeng, di mudeng-mudengkan aja yo.... hi..  

Intinya gini : kehidupan hati tergantung kepada kehidupan anggota tubuh, dan kematian hati juga tergantung kepada kematian angota tubuh. Keduanya saling berkaitan, tak bisa di pisahkan... 

hoooaaamm... ngantuk... ^_^ >>>>>>> T_T

Malaikat, Iblis dan aku


Dulu, entah dulu itu kapan, tidak ada ras yang bernama iblis, yang ada hanya malaikat dan jin saja. Semua hidup rukun tampa ada konflik. Tapi sejak Allah menciptakan nabi Adam, suasana berubah, dari yang dulunya aman damai lalu berubah menjadi konflik dan perang. Perubahan ini di picu oleh ketidak mauan seorang malaikat yang bernama iblis untuk mengakui kemuliaan Adam selaku khalifah di muka bumi.

Sejak itu, makhluk terbagi 4 ras. Ras malaikat, jin, manusia dan iblis yang telah memundurkan diri dari ras malaikat. Dari 4 ras tersebut, mereka terbagi menjadi 2 ras besar. Satu ras kebaikan dan dua ras kejahatan. Ras kebaikan di pimpin oleh malaikat dan ras kejahatan di pimpin oleh iblis. Sedangkan ras manusia dan jin adalah golongan tengah yang bisa masuk ke salah satu dari dua ras besar tersebut.  Mereka tergolong ras GJ (gak jelas), mereka kadang baik karena ada unsur malaikat di dalamnya, dan mereka bisa jahat lantaran ras iblis juga ada bersama mereka.

 Yach... begitulah aku, aku adalah ras manusia yang ada di antara malaikat dan iblis. Kadang baik dan kadang pula jahat. Ketika aku baik, maka aku melihat surga seakan-akan aku akan memasukinya, dan ketika aku jahat, jangankan surga, pintunya pun tidak terlihat sama sekali. 

Aku manusia yang punya dua hati... hati malaikat dan hati iblis... tapi, tahukan kapan aku menjadi malaikat dan kapan aku menjadi iblis ??  ah.. sudah lah !!! aku hanya salah satu objek cerita antara malaikat, iblis, jin dan manusia.... 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More